Working Hours
07:00 - 15:30 WIB
CONTACT US
VIA WHATSAPP

Profile

cahayamarinetoursandtravel didirikan tahun 2017 Oleh Capt.Ricky Mambrasar dengan tujuan utama ialah untuk menunjukan keindahan alam Papua khususnya wisata dalam laut.khususnya wilayah kepulauan raja Ampat kepada wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Raja Ampat adalah sebuah kabupaten dan merupakan bagian dari Propinsi Papua Barat. Untuk mencapai Kepulauan ini, kita harus menginjakkan kaki di kota Sorong terlebih dahulu. Biasanya para wisatawan banyak menggunakan penerbangan untuk sampai ke kota ini. Setelah sampai kota Sorong, kita dapat menggunakan sejenis kapal cepat yang biasa berlayar dua kali sehari menuju Waisai, ibukota kabupaten Raja Ampat. Perjalanan hanya akan memakan waktu sekitar 2-3 jam saja dari pelabuhan Sorong, hingga sampai di pelabuhan Waisai Raja Ampat.
Secara umum, Raja Ampat adalah kepulauan yang terdiri dari banyak sekali pulau karang dan tersebar luas di seluruh wilayahnya. Namun demikian, Raja Ampat memiliki 4 pulau utama yang paling besar, yaitu Pulau Waigeo, Pulau Batanta, Pulau Salawati, dan Pulau Misool. Empat pulau besar inilah yang menjadi titik awal penyebaran seluruh penduduk Raja Ampat yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Wilayah perairan adalah daya tarik utama Raja Ampat, mengingat perairan Raja Ampat adalah salah satu dari 10 perairan terbaik di seluruh dunia. Hal ini didasarkan pada berbagai penelitian tentang kekayaan flora-fauna dan kelestarian alam laut yang dimiliki Raja Ampat.

Sebuah laporan badan konservasi internasional pernah menyebutkan bahwa perairan Raja Ampat memiliki sekitar 75% spesies laut seluruh dunia. Bahkan, wilayah laut dan darat Raja Ampat yang memiliki luas 4,6 juta hektar ini menjadi rumah bagi 540 jenis karang, 1.511 spesies ikan dan ribuan biota laut lainnya. Oleh karena itu, dengan berbagai keunggulan ini tidak heran apabila Raja Ampat saat ini dianggap sebagai surga bawah laut tercantik di seluruh dunia.

Tidak hanya kekayaan alam bawah lautnya, Raja Ampat juga memiliki banyak hal menarik di atas permukaan lautannya. Banyak sekali pantai-pantai yang indah tersebar di seluruh kepulauan Raja Ampat. Umumnya, pantai ini berpasir putih dan memiliki kehalusan mendekati tepung. Selain itu, pulau-pulau yang membentuk deretan tebing tinggi pun banyak terdapat di Raja Ampat. Bahkan, beberapa tempat seperti Piaynemo, Teluk Kabui, dan Wayag telah terkenal hingga ke seluruh dunia lebih dulu sebelum dikenal di dalam negeri. Hutan-hutan tropis pun tidak kalah menariknya, bahkan ada beberapa tempat seperti desa Sawinggrai atau desa Saporkrein yang menyuguhkan pengalaman tak terlupakan melihat burung Cenderawasih dari dekat. Seperti kita ketahui, burung Cenderawasih adalah burung langka dan cantik khas Papua yang sering disebut sebagai burung surga.

Belum selesai sampai di kekayaan alam saja, Raja Ampat juga memiliki berbagai kebudayaan dan kesenian yang sangat unik dan menarik. Beberapa desa di Raja Ampat memang sudah mengukuhkan keberadaan mereka sebagai desa wisata, salah satunya adalah Desa Arborek. Desa yang berada di satu pulau kecil ini memiliki banyak sekali kesenian, mulai tarian-tarian tradisional, makanan Sinole yang dibuat dari sagu, hingga kerajinan anyaman daun pandan khas Arborek yang sudah diwariskan secara turun-temurun antar generasi. Desa Arborek hanyalah satu diantara desa-desa lain dengan keunikannya masing-masing.

Berbagai peninggalan sejarah pun banyak terdapat di Kepulauan yang memiliki ikatan dengan kesultanan Tidore, Maluku ini. Mulai dari sebagian penduduknya yang memiliki darah kerajaan Tidore Maluku, peninggalan-peninggalan perang dunia ke 2, sampai gua-gua dengan lukisan tangan khas manusia purba pun tersebar luas di Raja Ampat. Mempelajari keunikan Raja Ampat seolah tidak ada habisnya, inilah yang membuat kepulauan ini begitu berjaya hingga saat ini.

Betapa kayanya alam, sejarah dan budaya Kepulauan Raja Ampat, sehingga membuat dunia berdecak kagum. Kini Raja Ampat sudah menjadi salah satu tujuan wisata terkenal di dunia, hanya saja karena akses yang terbatas, untuk mencapainya diperlukan biaya yang tidak sedikit. Namun, tidak perlu khawatir, Raja Ampat semakin hari semakin berbenah diri dengan menyediakan berbagai fasilitas untuk semua kalangan. Penginapan berbentuk resort dengan harga mahal hingga motel kecil nan murah akan mudah kita jumpai di Raja Ampat. Para wisatawan hanya perlu lebih bijak untuk menjaga kepulauan indah ini agar selalu terjaga supaya keindahannya dapat terus dinikmati hingga generasi-generasi berikutnya.

Sebagai penutup, alam indah nan elok Raja Ampat ini tidak lepas dari kisah-kisah legenda yang telah dipercaya turun-temurun oleh seluruh masyarakat asli Raja Ampat. Konon, nama Raja Ampat diambil dari tujuh telur yang ditemukan oleh seorang wanita leluhur mereka. Empat diantaranya menetas menjadi empat orang pangeran yang kelak menjadi Raja atas 4 pulau besar Waigeo, Salawati, Batanta, dan Misool. Sedangkan 4 lainnya menjadi hantu, seorang wanita dan sebuah batu. Kisah inilah yang secara tradisi dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai awal mula berdirinya Raja Ampat. Memang masih sulit dipercaya secara akal sehat, namun bila kita menelaah lagi maknanya, alam Raja Ampat adalah sebuah tempat sakral layaknya kerajaan yang harus tetap dijaga dari kerusakan dan kehancuran.

Cahayamarinetoursandtravel memiliki tenaga ahli profesional guide yang sangat berpengalaman juga memilik Guide master diving yang sudah bersertifikat internasional berpengalaman lebih dari 30.000 kali menyelam,

Cahayamarinetoursandtravel menawarkan wisata dalam laut dengan spot-spot yang sangat indah ,bagi para wisatawan lokal maupun internasional.kami siap melayani dengan senang hati dan pastinya menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi setiap tamu yang berkunjung ke Raja Ampat island yang dijuluki surga kecil yang jatuh kebumi….selamat menikmati wisata dalam laut bersama team cahayamarinetoursandtravel.🙏🏿

Cahayamarinetoursandtravel was founded in 2017 by Capt. Ricky Mambrasar with the main objective being to show the natural beauty of Papua, especially tourism in the sea, especially the Raja Ampat Islands region to local and foreign tourists.

Raja Ampat is a regency and is part of West Papua Province. To reach these islands, we must first set foot in the city of Sorong. Usually, many tourists use flights to get to this city. After arriving in the city of Sorong, we can use a kind of fast boat that usually sails twice a day to Waisai, the district capital of Raja Ampat. The trip will only take about 2-3 hours from the port of Sorong, until you arrive at the port of Waisai Raja Ampat.
In general, Raja Ampat is an archipelago consisting of a large number of coral islands and is widely distributed throughout its territory. However, Raja Ampat has 4 of the largest main islands, namely Waigeo Island, Batanta Island, Salawati Island, and Misool Island. These four large islands are the starting point for the spread of the entire population of Raja Ampat, most of whom work as fishermen. The water area is the main attraction of Raja Ampat, considering that Raja Ampat waters are one of the 10 best waters in the world. This is based on various studies on the wealth of flora and fauna and the preservation of the marine environment in Raja Ampat.

A report by an international conservation agency once stated that Raja Ampat waters contain around 75% of marine species worldwide. In fact, the Raja Ampat sea and land area which has an area of 4.6 million hectares is home to 540 types of coral, 1,511 species of fish and thousands of other marine biota. Therefore, with these various advantages, it is not surprising that Raja Ampat is currently considered the most beautiful underwater paradise in the world.

Not only its natural wealth under the sea, Raja Ampat also has many interesting things above sea level. Lots of beautiful beaches scattered throughout the Raja Ampat islands. Generally, this beach is white sand and has a smoothness close to flour. In addition, there are many islands that form a row of high cliffs in Raja Ampat. In fact, several places such as Piaynemo, Teluk Kabui, and Wayag have been well-known throughout the world before being known domestically. Tropical forests are no less interesting, there are even places like Sawinggrai village or Saporkrein village which offer an unforgettable experience of seeing Cendrawasih birds up close. As we know, the Cenderawasih bird is a rare and beautiful bird typical of Papua which is often referred to as the bird of paradise.

Not yet finished with natural wealth, Raja Ampat also has various cultures and arts that are very unique and interesting. Several villages in Raja Ampat have already confirmed their existence as tourist villages, one of which is Arborek Village. This village which is located on a small island has a lot of arts, from traditional dances, Sinole food made from sago, to crafts made of woven pandan leaves typical of Arborek which have been passed down from generation to generation. Arborek Village is just one of the other villages with their own uniqueness.

There are also many historical relics in the archipelago which has ties to the Tidore sultanate, Maluku. Starting from some of the inhabitants who have the blood of the Tidore Maluku kingdom, relics from World War 2, to caves with ancient human hand paintings that are widespread in Raja Ampat. Studying the uniqueness of Raja Ampat seems endless, this is what has made these islands so victorious to this day.

 

How rich is the nature, history and culture of the Raja Ampat Islands, so that the world is amazed. Now Raja Ampat has become one of the famous tourist destinations in the world, it’s just that due to limited access, it requires a lot of money to reach it. However, there is no need to worry, Raja Ampat is increasingly improving itself by providing various facilities for all groups. Lodging in the form of resorts with high prices to small, inexpensive motels will be easy to find in Raja Ampat. Tourists only need to be wiser in protecting these beautiful islands so that they are always maintained so that their beauty can be enjoyed for generations to come.

In closing, the beautiful and beautiful nature of Raja Ampat cannot be separated from the legends that have been believed for generations by all the indigenous people of Raja Ampat. It is said that the name Raja Ampat was taken from the seven eggs found by a woman of their ancestor. Four of them hatched into four princes who later became kings of the 4 major islands of Waigeo, Salawati, Batanta and Misool. While the other 4 became ghosts, a woman and a stone. This story is traditionally believed by the local community as the origin of Raja Ampat. It’s still hard to believe in common sense, but if we examine its meaning again, Raja Ampat’s nature is a sacred place like a kingdom that must be protected from damage and destruction.

Cahayamarinetoursandtravel has expert professional guides who are very experienced and also have guide master diving who are internationally certified with more than 30,000 dives.

Cahayamarinetoursandtravel offers tours in the sea with very beautiful spots, for local and international tourists. We are ready to serve with pleasure and will definitely be an unforgettable memory for every guest who visits Raja Ampat island, which is nicknamed the little paradise that fell to the earth. …enjoy your tour in the sea with the CahayaMarinetoursandtravel team.🙏🏿